Perselisihan Oknum Anggota Brimob dan Seorang Mahasiswi Berakhir Damai

Perselisihan Oknum Anggota Brimob dan Seorang Mahasiswi Berakhir Damai
Ilustrasi perdamaian

ANOATIMES.COM, KENDARI – Perselisihan yang melibatkan seorang anggota Brimob berinisial MFM dan kekasihnya, NZ, mahasiswi UHO Kendari, berakhir dengan kesepakatan damai melalui mediasi secara kekeluargaan.

Kedua pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menyelesaikan persoalan yang sebelumnya sempat dilaporkan ke Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebelumnya, NZ melaporkan dugaan penganiayaan pada 6 Oktober 2026. Perselisihan tersebut bermula dari pertengkaran pribadi antara keduanya di salah satu perumahan di Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Dalam laporan sebelumnya, NZ mengaku mengalami rasa sakit dan memar akibat dugaan tindakan penganiayaan saat pertengkaran berlangsung.

Namun, setelah melalui proses mediasi, keduanya sepakat mengakhiri perselisihan secara kekeluargaan. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

“Kami sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan,” ujar MFM, Jumat, 16 Oktober 2026, malam di Kendari.

MFM menjelaskan, meski telah mencapai kesepakatan damai, laporan yang disampaikan ke Propam Polda Sultra masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Laporan tetap jalan,” katanya.

Sementara itu, NZ juga membenarkan bahwa dirinya dan MFM telah berdamai serta sepakat untuk saling memaafkan.

Keduanya berharap kesepakatan tersebut dapat mengakhiri perselisihan sehingga masing-masing dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.

Pos terkait