Bareskrim Polri Cek Lokasi Viral PT WIN di Torobulu, Ini Hasil Temuannya

  • Whatsapp
Bareskrim Polri Cek Lokasi Viral PT WIN di Torobulu, Ini Hasil Temuannya

ANOATIMES. COM, KONSEL – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas pertambangan PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (30/5/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dodi Ruyatman.

Bacaan Lainnya

Brigjen Pol Irhamni mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut.

“Sebelumnya kami menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas pertambangan yang diduga ilegal, sehingga dilakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Brigjen Pol Irhamni.

Peninjauan itu juga menindaklanjuti beredarnya video amatir di media sosial yang memperlihatkan lubang berukuran besar di area pertambangan yang disebut berada dekat dengan permukiman warga dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Namun, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa lubang yang sempat viral tersebut telah ditutup dan ditimbun oleh pihak perusahaan.

Selain itu, berdasarkan hasil pengecekan, lokasi lubang tersebut diketahui tidak memiliki kandungan ore nikel dan bukan merupakan area penambangan.

Karena itu, pihak kepolisian mengambil langkah penutupan lokasi dengan menetapkan status quo guna kepentingan pengawasan dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, General Manager PT WIN, Nuriman, menyatakan pihaknya mendukung langkah kepolisian terkait penetapan status quo pada lokasi tersebut.

Menurutnya, area yang dimaksud memang bukan merupakan wilayah kegiatan penambangan perusahaan.

“Kami mendukung langkah kepolisian terkait status quo pada lokasi tersebut, karena memang bukan area penambangan PT WIN,” kata Nuriman.

Peninjauan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat terkait kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pos terkait