ANOATIMES.COM, WAKATOBI – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-41 tahun 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Wakatobi bekerja sama dengan Forum Anak Daerah (FORAI) menggelar kegiatan “Go to School” di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di ibu kota Kabupaten Wakatobi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai peran forum anak sebagai pelopor dan pelapor terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi anak-anak. Anggota FORAI turut serta sebagai edukator sebaya dalam kegiatan ini, memberikan pendekatan yang lebih akrab dan efektif kepada para siswa.
“Kami memilih SD dan SMP sebagai sasaran utama karena kami percaya edukasi sebaya dari teman seumuran akan lebih efektif,” jelas Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Pemenuhan Hak Anak DP3A Wakatobi, Sukma, saat dikonfirmasi pada Selasa (15/7/2025).
FORAI Go to School mengangkat dua subtema utama. Untuk siswa SD, tema yang diusung adalah “Generasi Emas Bebas Stunting: Investasi Gizi Sejak Dini”. Sementara itu, siswa SMP mendapatkan edukasi bertema “Anak Cerdas Digital: Digitalisasi Aman dan Positif di Dunia Maya”.
Menurut Sukma, tema ini sangat relevan dengan situasi saat ini, mengingat meningkatnya kasus penyalahgunaan media sosial yang melibatkan anak-anak, baik sebagai korban maupun pelaku.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dengan total sepuluh sekolah yang menjadi sasaran. Rangkaian edukasi dimulai pada 15 dan 16 Juli, dan akan ditutup dengan kegiatan puncak pada 19 Juli 2025. Kegiatan ini juga melibatkan kemitraan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Wakatobi.
“Kami berharap kegiatan edukasi FORAI Go to School ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang isu-isu krusial yang mereka hadapi. Selain itu, kami ingin memberdayakan mereka agar dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak,” tutup Sukma.
Laporan: Ema







