ANOATIMES.COM, KENDARI – Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H., menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka Focus Group Discussion (FGD) tentang penguatan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) berbasis edukasi, teknologi dan
kemitraan masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Polresta Kendari, Rabu (7/10/2026), dan menjadi forum untuk menggali masukan dari berbagai pemangku kepentingan terkait pengelolaan lalu lintas di Kota Kendari.
FGD dipimpin Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefuddin Mohamad, S.I.K., bersama Pembina Dwi Irawati, S.S., Brigpol Senja Putri Ayu, serta Konsultan BRIN Ruth Meilianna, S.E., M.Sc.
Kegiatan turut dihadiri jajaran PJU Polresta Kendari serta sejumlah stakeholder, di antaranya Kadis PU Kota Kendari, Kadis Perhubungan, Kadis Dikbud, Kepala PT Jasa Raharja, Ketua Organda, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa, komunitas ojek online dan komunitas pengemudi.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai persoalan dan strategi peningkatan Kamseltibcar Lantas. Pendekatan yang dikedepankan tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga peningkatan edukasi, pemanfaatan teknologi serta penguatan kemitraan dengan masyarakat.
Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin mengatakan, menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, Polri membutuhkan dukungan pemerintah daerah, instansi terkait, komunitas pengguna jalan hingga masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang
berkelanjutan.
“Upaya mewujudkan Kamseltibcar Lantas tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kemitraan seluruh stakeholder serta masyarakat, sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan,” ujar Safi’i.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan meningkatnya mobilitas masyarakat menuntut adanya strategi pengelolaan lalu lintas yang semakin adaptif. Karena itu, edukasi kepada masyarakat dan pemanfaatan teknologi dinilai menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan lalu lintas perkotaan.
Sementara itu, FGD yang digelar Puslitbang Polri diharapkan menghasilkan masukan dan rekomendasi konstruktif untuk pengembangan kebijakan serta strategi Polri dalam mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang lebih efektif, modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Polresta Kendari juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, komunitas dan masyarakat guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, lancar dan mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.





