ANOATIMES. COM, KOLAKA UTARA – Upaya pencarian terhadap 11 tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara terus membuahkan hasil. Hingga Selasa (7/7/2026) sore, sebanyak tujuh tahanan telah berhasil diamankan kembali, sementara empat lainnya masih dalam pengejaran.
Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan A. Gultom, mengatakan seluruh tahanan yang masih buron telah terdeteksi keberadaannya sehingga tinggal menunggu waktu untuk dilakukan penangkapan.
“Saya baru selesai dari Rante Angin. Yang sudah tertangkap ada tujuh orang, sisa empat lagi,” kata Kapolres saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, dua dari empat tahanan yang masih buron berada di sekitar kawasan Gunung Maruge. Bahkan, sekitar pukul 17.45 Wita, anggota sempat berpapasan dengan keduanya pada jarak sekitar 20 meter. Namun, upaya penangkapan belum berhasil karena kondisi medan yang sangat berat.
“Anggota sempat melihat dan berpapasan dengan mereka sekitar 20 meter. Tetapi karena medannya curam, dua tahanan melompat ke tebing sehingga sulit dikejar. Meski begitu, posisi mereka sudah diketahui,” jelasnya.
Sementara itu, dua tahanan lainnya diketahui berada di wilayah Desa Tahibua. Polisi memastikan keberadaan mereka juga telah dipantau.
“Keempatnya sudah terpantau dan diketahui posisinya. Tinggal masalah waktu saja untuk dilakukan penangkapan,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, proses pengejaran menghadapi tantangan besar karena lokasi persembunyian para tahanan berada di kawasan pegunungan dengan medan terjal dan banyak tebing.
“Medannya sangat berat, berupa gunung dan tebing. Anggota harus bertahan dan terus melakukan pengejaran dalam kondisi yang cukup sulit,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap empat tahanan yang tersisa masih terus berlangsung.







