Upaya Rektor UHO Menghadirkan Kampus yang Aman dan Nyaman

  • Whatsapp
Upaya Rektor UHO Menghadirkan Kampus yang Aman dan Nyaman

ANOATIMES.COM, KENDARI – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Muhammad Zamrun Firihu mengungkapkan rencananya terhadap kampus yang dipimpinnya sesaat setelah memenangi pemilihan rektor periode pertamanya pada 2017.

“Waktu tahun 2017 cita-cita saya setelah jadi rektor bagaimana membuat orang yang datang kerja dan kuliah bisa aman dan nyaman, termasuk orang yang berada di luar bisa merasa nyaman di kampus,” kata Prof. Zamrun dalam sambutannya saat meresmikan gedung Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) UHO pada Senin (30/1/2023).

Rektor UHO dia periode ini mengaku, untuk bisa mewujudkan hal tersebut, dirinya tak bisa bekerja sendiri melainkan perlu dukungan dan kerjasama dari semua pihak terkait.

Upaya Rektor UHO Menghadirkan Kampus yang Aman dan Nyaman
Prof. Zamrun saat meresmikan gedung FHIL UHO. Foto: AnoaTimes.Com

“Seluruhnya mesti terlibat. Maka untuk itu fasilitas yang pertama kita benahi. Kalau itu sudah, pasti orang akan merasa nyaman,” terang Prof. Zamrun.

“Agar ketika masuk dalam kampus, yang ada dalam pikiran itu bagaimana suasana akademiknya bukan yang lain,” tambahnya.

Selain itu, menurut Prof. Zamrun hal yang juga perlu dilakukan yakni mengubah pola pikir seluruh yang ada di dalam kampus.

“Setelah itu kita sampaikan kalau ini semua punya bersama. Semua fasilitas yang ada dalam kampus tidak ada yang mengganggu, makanya harus dijaga bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan kepada para mahasiswa dalam beraktivitas dalam lingkungan kampus agar segala fasilitas yang telah disiapkan kampus dijaga dengan baik.

Upaya Rektor UHO Menghadirkan Kampus yang Aman dan Nyaman
Prof. Zamrun bersama para dosen FHIL UHO. Foto: Pebri/Humas UHO

“Terutama mahasiswa yang demo, fasilitas kampus ini dirusak. Maka itu memang harus menjadi perubahan pola pikir dan tindakan yang butuh kesepakatan kita bersama,” tegasnya.

Ia menegaskan, perubahan kampus ke arah yang lebih baik dalam segala hal terus diupayakannya untuk dapat bersaing dengan kampus lain di luar Sulawesi Tenggara.

“Kita harus berubah. Kalau tidak berubah kita akan ketinggalan. Sekarang saatnya itu bagaimana memperlihatkan potensi bukan lagi dengan pola pola lama. Kalau tidak bisa mohon maaf kita akan tertinggal,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jika UHO sebagai kampus di kawasan timur Indonesia sudah dikenal dan diperhitungkan keberadaannya. Menurutnya, citra ini mesti selalu ditingkatkan.

“Di kawasan timur UHO sudah dihitung. Ini harus terus kita dorong. Jangan sampai kampus-kampus yang baru muncul di KTI nantinya malah lebih hebat dari kita,” katanya.

Untuk itu, hal lain juga yang terus dibenahi terkait dengan para dosen UHO didorong agar terus meningkatkan kemampuannya.

“Dosen yang kuliah di luar saat kembali ke UHO agar diaplikasikan apa yang didapat di luar sana,” tandasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *