ANOATIMES.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang solid dengan menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) pada 17 Januari 2025. Bertempat di lapangan Rektorat UHO, upacara ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika, termasuk dosen dan tenaga kependidikan, yang bersama-sama merefleksikan capaian serta tantangan yang akan dihadapi di tahun mendatang.
Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu, S.Si., M.Si., M.Sc., dalam amanatnya menekankan dua poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh elemen kampus di awal tahun ini.
Evaluasi dan Refleksi Pencapaian 2024
Prof. Zamrun mengajak seluruh sivitas akademika untuk merefleksikan pencapaian UHO sepanjang 2024 dan menjadikannya sebagai landasan dalam melakukan perbaikan serta inovasi di tahun 2025.
“Setiap langkah yang kita ambil tahun lalu menjadi pijakan untuk kemajuan universitas ini. Mari kita evaluasi keberhasilan yang telah dicapai dan jadikan itu motivasi untuk lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Menjaga Kekompakan sebagai Fondasi Kemajuan
Selain refleksi pencapaian, Rektor dua periode ini menekankan pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan UHO. Ia menegaskan bahwa persatuan dan harmoni di antara seluruh elemen universitas adalah kunci utama dalam mewujudkan visi besar UHO ke depan.
“Universitas ini tidak bisa maju kalau kita tidak bersatu. Kekompakan adalah fondasi yang akan menguatkan kita dalam menjalankan visi dan misi universitas. Mari kita jaga harmoni ini demi mewujudkan UHO yang lebih maju,” tegasnya.
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur, UHO terus berupaya meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Prof. Zamrun menegaskan bahwa seluruh elemen kampus harus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan. Dengan semangat kebersamaan, UHO diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.
Di sisi lain, Rektor juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan globalisasi. Menurutnya, sivitas akademika UHO harus lebih proaktif dalam mengembangkan teknologi dan inovasi, sehingga kampus ini tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga pelopor dalam berbagai bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh elemen UHO dalam membangun universitas yang lebih baik. Dengan semangat persatuan dan kerja sama yang kuat, UHO optimistis dapat terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang berkontribusi besar bagi pembangunan daerah dan nasional. (Adv)







