ANOATIMES.COM, KONSEL- Bupati Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo bersama kepala daerah seluruh Indonesia mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, mulai 21 Februari 2025.
Kegiatan nasional ini diikuti kepala daerah usai dilantik Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, 20 Februari 2025.
Dijadwalkan, kepala daerah akan mengikuti retreat hingga 28 Februari 2025.
Selama mengikuti retreat, para kepala daerah mendapatkan pengarahan terkait pengelolaan anggaran yang lebih tepat sasaran serta berbagai materi yang mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi seluruh peserta, terutama dalam hal kedisiplinan dan efisiensi anggaran.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, selain mendapatkan wawasan terkait disiplin dan manajemen anggaran, peserta juga diberikan pembinaan spiritual oleh para ulama yang dihadirkan panitia.
“Di Konawe Selatan, dengan visi membawa daerah yang setara, ada banyak tanggung jawab yang harus diemban demi mewujudkan daerah yang lebih baik,” ujar Irham saat beristirahat di sela kegiatan, Minggu (23/2/2025).
Irham, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Konawe Selatan selama empat periode, menegaskan bahwa efisiensi anggaran sangat penting dalam mewujudkan visi daerah yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.
“Terkait efisiensi anggaran yang diamanahkan oleh pemerintah pusat, kami di daerah akan menyiapkan instrumen yang memastikan pemanfaatan anggaran lebih komprehensif dan terukur. Harapan kami, masyarakat Konawe Selatan bisa menjadi lebih cerdas dan sehat untuk mencapai kesejahteraan,” jelasnya.
Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Konawe Selatan, Irham juga menambahkan bahwa kegiatan di Akmil Magelang memberikan banyak wawasan yang dapat diterapkan di daerah.
Ia optimistis hasil dari pelatihan ini dapat membawa Konawe Selatan ke arah yang lebih baik dan berkontribusi bagi pembangunan nasional.
“Sebagai warga negara dan umat Muslim, kami terbiasa dengan pembelajaran dari berbagai lembaga seperti Lemhannas dan Kementerian Pertahanan. Apa yang kami dapatkan dalam kegiatan ini akan menjadi bekal untuk diterapkan di daerah setelah kembali,” tutupnya.







