UHO dan PT IPIP Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan, Riset, dan Pengembangan SDM

  • Whatsapp
UHO dan PT IPIP Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan, Riset, dan Pengembangan SDM

ANOATIMES. COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menerima kunjungan rombongan dari PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat UHO. Kehadiran perusahaan kawasan industri terintegrasi itu diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Prof. Dr. H. Takdir Saili, M.Si.

Dalam sambutannya, Prof. Takdir menyampaikan bahwa UHO sangat membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perusahaan pertambangan, termasuk IPIP. Ia menyebutkan potensi kerja sama dapat dilakukan pada dukungan teknis, riset, pengembangan laboratorium, hingga penyediaan tenaga kerja terampil.

Bacaan Lainnya

“Fakultas MIPA memiliki Prodi Pertambangan dan Teknik Geologi. Di UHO juga banyak laboratorium yang bisa kita upgrade dan sinergikan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kampus siap menyiapkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan, sehingga bisa membuka peluang kerja bagi alumni,” ujarnya.

Prof. Takdir juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam memitigasi dampak sosial pertambangan. Menurutnya, kampus dan perusahaan perlu bersama-sama mengawal isu sosial agar dampak yang timbul dapat diminimalisir.

Sementara itu, Kepala Departemen Manajemen Umum PT IPIP, Mrs. Ding Ling, menyampaikan apresiasi atas penyambutan UHO. Ia menjelaskan bahwa IPIP merupakan kawasan industri besar yang terus berkembang, dengan sekitar 10.000 tenaga kerja lokal bekerja hingga Desember ini. Ke depan, akan ada empat hingga lima tenant baru yang memasuki fase konstruksi, sehingga kebutuhan tenaga kerja semakin meningkat.

“Perusahaan sangat memperhatikan pengembangan karyawan lokal, baik operator maupun teknisi. Untuk level spesialis dan manajerial, kami berharap bisa merekrut lulusan universitas, termasuk dari UHO,” jelasnya.

Ding Ling juga mengungkapkan bahwa IPIP telah menjalin kerja sama dengan USN Kolaka melalui program beasiswa, serta bekerja sama dengan Pemda Kolaka dalam pelatihan bahasa Mandarin di Tiongkok. Pihaknya kini mulai menjajaki perluasan kerja sama dengan UHO.

“Kami belum bisa mengambil keputusan bentuk kerja samanya saat ini, namun penjajakan akan terus dilakukan. Kami akan menyampaikan kebutuhan perusahaan sehingga dapat dirumuskan program kolaborasi yang tepat,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, Kepala Departemen Manajemen Umum PT KNI, Mr. Xie Zizhao, menanyakan mekanisme rekrutmen tenaga kerja dari UHO. Prof. Takdir menjelaskan bahwa UHO memiliki lembaga khusus yang menangani karier dan alumni, sehingga proses rekrutmen akan difasilitasi secara profesional. Namun ia menekankan bahwa rekrutmen lebih ideal dilakukan setelah adanya penandatanganan MoU antara perusahaan dan UHO.

Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kemitraan strategis antara UHO dan IPIP, khususnya dalam pengembangan SDM, penelitian, dan dukungan terhadap kebutuhan industri pertambangan di Sulawesi Tenggara.

 

Laporan : Wi

Pos terkait