ANOATIMES.COM, KENDARI – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr. Herman, secara resmi melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UHO periode 2026–2027. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Rektorat UHO, Rabu, 21 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Dr. Herman menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan demokrasi mahasiswa yang dinilainya semakin matang. Ia menyoroti minimnya konflik pasca-pemilihan sebagai indikator meningkatnya kedewasaan mahasiswa dalam menjalankan proses demokrasi kampus.
“Ini menunjukkan kemajuan. Tidak ada keluhan atau konflik setelah pemilihan. Artinya, aturan main dipatuhi dan kedewasaan demokrasi mahasiswa sudah semakin baik,” ujar Herman.
Ia menegaskan bahwa para pengurus BEM dan MPM yang dilantik merupakan mahasiswa terpilih dari sekitar 40 ribu mahasiswa UHO. Karena itu, amanah yang diemban harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberi kontribusi nyata bagi pengembangan universitas, baik di ranah akademik maupun non-akademik.
Meski demikian, Herman mengingatkan agar para pengurus tidak larut dalam euforia jabatan organisasi dan melupakan kewajiban utama sebagai mahasiswa.
“Status kalian tetap mahasiswa. Jangan sampai amanah ini membuat lupa bahwa yang paling penting adalah menyelesaikan studi tepat waktu,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya memutus stigma lama bahwa aktivis kampus identik dengan masa studi yang panjang. Menurutnya, aktivisme justru harus menjadi nilai tambah untuk mempercepat kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.
“Sebagai aktivis, seharusnya lulus lebih cepat, sehingga pengalaman organisasi bisa langsung diterapkan setelah kuliah,” tambah Herman.
Pada periode ini, kepemimpinan BEM UHO diamanahkan kepada Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani. Dalam pernyataannya, Fitriyah menyampaikan dua program unggulan yang akan menjadi fokus kepemimpinannya.
“Kami membawa dua program utama, yakni Entrepreneur Mahasiswa dan Perempuan Berani Bersuara,” kata Fitriyah.
Program Entrepreneur Mahasiswa diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa, sedangkan Perempuan Berani Bersuara bertujuan memperkuat perlindungan serta pemberdayaan mahasiswi di lingkungan kampus.
Pelantikan pengurus BEM dan MPM UHO periode 2026–2027 ini menjadi awal langkah baru bagi mahasiswa untuk menghadirkan inovasi dan program kerja yang berdampak langsung bagi kesejahteraan mahasiswa serta kemajuan Universitas Halu Oleo dan Sulawesi Tenggara.
Laporan : Jo






