Wakatobi Wisuda 30 Lansia dari Sekolah Tinggi Lansia, Bupati Haliana Canangkan Program SIDAYA

  • Whatsapp
Wakatobi Wisuda 30 Lansia dari Sekolah Tinggi Lansia, Bupati Haliana Canangkan Program SIDAYA

ANOATIME.COM, WAKATOBI – Sebanyak 30 orang lanjut usia (lansia) di Kabupaten Wakatobi resmi diwisuda melalui program Sekolah Tinggi Lansia Wisata Standar 1 (S1) angkatan IV tingkat Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pertemuan Lansia Berdaya (SIDAYA) yang digelar di Aula Villa Nadilah, Desa Sombu, Kecamatan Wangi-Wangi, Senin (15/9/2025).

Bupati Wakatobi, H. Haliana, S.E., hadir langsung sekaligus mencanangkan program SIDAYA sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup lansia.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Haliana memberikan apresiasi atas inisiatif Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Desa Sombu yang menggagas Sekolah Lansia Wisata. Menurutnya, program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan serta Peraturan Kepala BKKBN Nomor 96/KEP/F3/2025 tentang pelaksanaan Lanjut Usia Berdaya.

“Perlu diapresiasi pembentukan Sekolah Lansia Wisata ini, karena para lansia berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Dengan pendidikan, lansia akan lebih berdaya dalam menjalani hari tuanya,” ujar Haliana.

Ia menjelaskan, program SIDAYA merupakan salah satu Quick Wins Tahun 2025 dengan tujuan membentuk lansia yang mandiri, sehat, sejahtera, dan bermartabat. Haliana juga menekankan bahwa perhatian pemerintah sangat penting karena lansia menghadapi tantangan dari aspek ekonomi, fisik, psikologis, hingga sosial.

Selain itu, Bupati menyampaikan terima kasih kepada BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Wakatobi, Camat, Kepala Desa, hingga masyarakat Desa Sombu yang turut mendukung terlaksananya program ini.

“Saya berharap Sekolah Lansia di Desa Sombu dapat menjadi percontohan bagi desa dan kelurahan lain di Wakatobi. Dukungan dari semua pihak sangat penting agar program ini terus berkembang,” pungkasnya.

 

Laporan: EMA

Pos terkait