UHO Komitmen Tangkal Paham Radikalisme

  • Whatsapp
UHO Komitmen Tangkal Paham Radikalisme
Pengurus Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Sultra. Foto : Istimewa

ANOATIMES.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara berkomitmen mencegah masuk, tumbuh, dan berkembangnya paham radikalisme di lingkungannya.

Hal tersebut ditegaskan Rektor UHO, Prof. Muhammad Zamrun Firihu usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Polda dan Pemprov Sulawesi Tenggara di Aula Lantai 4 Rektorat UHO pada Kamis (17/3/2022).

Bacaan Lainnya

“(Menangkal paham radikalisme) itu tanggung jawab kami juga yang berada di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perintah undang-undang itu wajib kita lakukan di mana saja termasuk di dalam kampus,” tegas Prof. Zamrun.

UHO Komitmen Tangkal Paham Radikalisme
Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun Firihu

Sebelumnya pada 14 Maret 2022, Prof. Zamrun menerima Pengurus Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Sulawesi Tenggara yang dipimpin Dr. Hj. Andi Intang Dulung.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor UHO dua periodi ini juga menegaskan dirinya sejak periode pertama menjadi rektor tahun 2017 sudah bersinergi dengan pihak eksternal dalam menangkal radikalisme.

Menurutnya, paham radikalisme dalam lingkungan kampus menyasar kalangan mahasiswa dan dosen. Untuk itu, antisipasi dan deteksi dini perlu dilakukan pihak kampus.

“Sejak dini harus dikenal siapa yang terlibat, baik mahasiswa maupun dosen. Sejauh mana keterlibatan dan kegiatan apa yang mereka lakukan,” kata Prof. Zamrun.

Ia mengingatkan, dosen maupun mahasiswa bakal menerima sanksi bila terbukti terlibat kegiatan paham radikalisme. Sebab menurutnya, paham ini mengancam keutuhan dan kedaulatan bangsa.

Ketua FKPT Sulawesi Tenggara, Andi Intang Dulung mengapresiasi komitmen Prof. Zamrun menangkal paham radikalisme di lingkungan UHO.

“Komitmen Pak Rektor UHO dibuktikan dengan adanya keterwakilan UHO dalam kepengurusan FKPT Sultra (Prof. Aris Badara). Ini bukti UHO bersama-sama FKPT menangkal radikalisme,” katanya.

Dalam pertemuan ini, turut hadir Sekretaris FKPT Sulawesi Tenggara, Hamdani Piabang, M.Si. Tampak pula Kabid Agama, Sosial, Ekonomi, dan Budaya, Prf. Aris Badara. Lalu Kabid Media Massa, Hukum, dan Humas, Sarjono. Kemudian Kabid Pemuda dan Pendidikan Dr. I Made Guyasa. Kabid Perempuan dan Anak, Nurhayati, M.Pd. Kabid Pengkajian dan Penelitian, Dr. Abdul Kadir. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *