MUI Bertemu Mantan Menteri Agama Maladewa, Sejumlah Potensi Kerjasama Dibahas

  • Whatsapp
MUI Bertemu Mantan Menteri Agama Maladewa, Sejumlah Potensi Kerjasama Dibahas
MUI dan Mantan Menteri Agama Maladewa. Foto: MUI

ANOATIMES.COM, KENDARI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima kunjungan Mantan Menteri Agama Maladewa Dr. Mohamed Shaheen Ali Saeed. Ali Saeed beserta rombongannya disambut Sekjen Buya Amirsyah Tambunan di Kantor MUI pada Kamis (11/1/2023).

Ali Saeed menyampaikan pesan Presiden Maladewa, Ibrahim Mohamed Solih untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Pesan ini disebutnya sebagai tindaklajut dari pembicaraan Duta Besar RI untuk Maladewa (non-residen), Dewi Gustina Tobing, pasca upacara penyerahan surat-surat kepercayaan pada 17 Mei 2022.

“Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan Maladewa mayoritas beragam Islam terdapat hubungan sejarah, budaya yang terjalin sejak lama akan menjadi kekuatan dalam meningkatkan aktivitas people-to-people,” kata Buya Amirsyah dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.

Disebutkan, kedua negara penting melakukan peningkatan hubungan perdagangan mengingat volume perdagangan Indonesia-Maladewa berdasarkan data tahun 2021 senilai US$ 40,8 juta, dengan surplus bagi Indonesia sebesar US$ 39,5 juta.

Dengan posisi Maladewa sebagai destinasi pariwisata dengan populasi dan luas wilayah terkecil di kawasan Asia serta berpenduduk mayoritas beragama Islam, MUI menganggap ke depan perlu kerjasama peningkatan bidang pendidikan, kebudayaan, dakwah.

MUI juga menilai kedua negara harus saling memperkuat sektor ekonomi melalui wisata halal dan kuliner halal karena potensi perikanan yang besar.

Untuk diketahui, Maladewa sangat dikenal memiliki banyak pantai yang indah dan pemandangan bawah laut yang menarik ± 700.000 turis setiap tahunnya karena potensi pariwisata dan hasil pengelolaan ikan sehingga menjadikan Maladewa salah satu eksportir ikan ke beberapa negara Asia dan Eropa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *