Warga dan Pemerintah Kecamatan Kadia Gelar Aksi Bersih Lingkungan Serentak

  • Whatsapp
Warga dan Pemerintah Kecamatan Kadia Gelar Aksi Bersih Lingkungan Serentak
Aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Kadia bersama masyarakat. 

ANOATIMES.COM, KENDARI- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup menjadi tema utama dalam Aksi Bersih Lingkungan Kecamatan Kadia, yang dilaksanakan secara serentak di empat kelurahan beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Kadia, Kota Kendari, dan dipimpin langsung oleh Camat Kadia, Hasman Dani dengan melibatkan warga, RT/RW, ASN, petugas kebersihan, serta unsur karang taruna dan PKK.

Bacaan Lainnya

Warga dan Pemerintah Kecamatan Kadia Gelar Aksi Bersih Lingkungan SerentakAksi ini merupakan bagian dari gerakan “Kadia Bersih dan Asri 2025”, yang dicanangkan sejak awal tahun untuk mendorong budaya hidup bersih, pengurangan sampah rumah tangga, serta penataan lingkungan permukiman.

Lebih dari 600 orang ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Kadia, Wua-wua, Bende, dan Pondambea.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi budaya dan karakter warga. Aksi bersih lingkungan ini adalah simbol gotong royong yang ingin kami hidupkan kembali di Kecamatan Kadia,” ujar Camat Hasman Dani dalam sambutannya saat membuka kegiatan di Lapangan Wua-wua.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan pembagian tim di setiap kelurahan dengan fokus utama aksi adalah pembersihan saluran air dan drainase untuk mencegah banjir saat musim hujan

Kemudian pemungutan sampah non-organik di sekitar sungai kecil dan bantaran drainase, penyemprotan disinfektan dan pembersihan trotoar di area publik

Lalu pembersihan pekarangan rumah dan lingkungan RT/RW secara serentak.

Warga dan Pemerintah Kecamatan Kadia Gelar Aksi Bersih Lingkungan SerentakAksi bersih-bersih itu menyasar beberapa titik prioritas seperti sungai kecil di perbatasan Wua-wua–Bende yang kerap tersumbat sampah, area pasar sore Kadia yang menghasilkan limbah plastik rumah tangga.

Serta jalur pedestrian Jl. MT Haryono dan Jl. Sam Ratulangi yang mengalami penumpukan daun dan sampah

Selain warga, aksi ini turut didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari, BPBD, serta komunitas lingkungan seperti Kendari Clean Up dan Hijaukan Kotaku.

Tak hanya membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga disertai dengan edukasi tentang pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup memberikan sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik, penggunaan komposter rumah, serta pengurangan kantong plastik sekali pakai.

Di sela kegiatan, para kader PKK membagikan brosur dan contoh keranjang pilah sampah kepada ibu rumah tangga.

Setiap kelurahan juga diminta membentuk Bank Sampah RW, sebagai wadah ekonomi sirkular yang mengubah sampah menjadi tabungan.

“Kita ingin warga tidak hanya bersih saat ada acara. Tapi juga mulai memilah sampah dari rumah, dan sadar akan pentingnya lingkungan sehat,” jelas Ketua TP-PKK Kecamatan Kadia, Nurmiati, yang juga terjun langsung bersama kader.

Pemerintah Kecamatan Kadia menetapkan bahwa Aksi Bersih Lingkungan ini bukanlah kegiatan satu kali. Setiap kelurahan kini diminta menetapkan Hari Bersih Mingguan, dengan melibatkan RT/RW, tokoh masyarakat, dan pemuda.

Pemerintah kecamatan akan melakukan rotasi peninjauan dan memberikan penghargaan bulanan kepada RT/RW terbersih.

“Kami akan pantau secara rutin. RT/RW dengan lingkungan paling bersih akan diberikan insentif dan piagam penghargaan dari kecamatan. Ini untuk membangun motivasi warga,” tegas Hasman Dani.

Kecamatan juga akan meluncurkan aplikasi laporan cepat sampah yang terintegrasi dengan layanan darurat Dinas Kebersihan Kota Kendari. Warga dapat melaporkan penumpukan sampah, saluran mampet, atau tumpukan limbah industri kecil secara daring.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana kepemimpinan lokal dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Dengan pendekatan kolaboratif, edukatif, dan berkelanjutan, Kecamatan Kadia menargetkan menjadi kecamatan percontohan dalam pengelolaan lingkungan perkotaan di Kota Kendari.

“Ini bukan sekadar memungut sampah, tapi membangun kesadaran. Harapan saya, lingkungan bersih menjadi gaya hidup baru bagi seluruh warga Kadia,” pungkas Camat Hasman Dani.

Warga dan Pemerintah Kecamatan Kadia Gelar Aksi Bersih Lingkungan SerentakPada aksi bersih-bersih tersebut, total terkumpul 4.4 ton sampah yang tersebar di 27 titik. Berikut rinciannya:

1. Kadia: jumlah peserta 158 . Sampah terkumpul 1.2 ton dengan jumlah saluran yang dibersihkan yaitu 7 titik.

2. Wua-wua : jumlah peserta 180 . Sampah terkumpul 1.5 ton dengan jumlah saluran yang dibersihkan yaitu 9 titik.

3. Bende: jumlah peserta 144 . Sampah terkumpul 0.9 ton dengan jumlah saluran yang dibersihkan yaitu 5 titik.

4. Pondambea: jumlah peserta 122 . Sampah terkumpul 0.8 ton dengan jumlah saluran yang dibersihkan yaitu 6 titik. (adv)

Pos terkait