Pemerintah Wua-Wua Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi dan Amankan Jalan Warga

  • Whatsapp
Pemerintah Wua-Wua Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi dan Amankan Jalan Warga
Camat Wua wua Usman Supu Lajuma memimpin langsung pemberihan sedimen lumpur yang terbawa arus air

ANOATIMES.COM, KENDARI – Musim hujan yang mengguyur Kota Kendari dalam beberapa pekan terakhir kembali membawa tantangan tersendiri, terutama bagi wilayah-wilayah rawan genangan seperti Baito Dalam di Kecamatan Wua-Wua. Tak hanya menyebabkan banjir, hujan deras juga memicu penumpukan sedimen lumpur yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghambat mobilitas masyarakat.

Namun kondisi tersebut tak berlangsung lama. Pemerintah Kecamatan Wua-Wua dengan sigap menunjukkan respons nyata di lapangan. Dipimpin langsung oleh Camat Usman Supu Lajuma, tim kecamatan bergerak cepat melakukan penanganan darurat dengan membersihkan sedimen lumpur serta melakukan penimbunan menggunakan tanah kapur di beberapa titik ruas jalan utama.

Bacaan Lainnya

 

Pemerintah Wua-Wua Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi dan Amankan Jalan Warga
Pembersihan Sedimen Lumpur

“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama. Jalan ini adalah akses vital masyarakat. Karena itu, penanganan awal segera kami lakukan agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Usman saat meninjau lokasi, Jumat (12/7/2025).

Langkah cepat ini didukung oleh kolaborasi erat antara pemerintah kecamatan, pihak pengembang, serta masyarakat sekitar. Gotong royong menjadi kunci utama percepatan pemulihan akses jalan. Warga secara sukarela ikut membantu proses pembersihan, menyadari pentingnya keterlibatan mereka dalam menjaga lingkungan dan keselamatan bersama.

Lurah Wua-Wua, Bastian Tayeb, turut terlibat aktif dalam upaya ini. Ia menyampaikan bahwa kelurahan mendukung penuh langkah cepat pemerintah kecamatan, serta terus mengoordinasikan partisipasi masyarakat dalam upaya pemulihan.

Pemerintah Wua-Wua Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi dan Amankan Jalan Warga
Pembersihan Sedimen Lumpur di perumahan

“Warga sangat mendukung. Mereka tahu betul bagaimana dampaknya jika jalan utama terganggu. Dengan sinergi ini, kami bisa bertindak lebih cepat dan efisien,” jelas Bastian.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Kota Kendari melalui dinas teknis juga telah merancang solusi jangka panjang berupa pembangunan drainase sepanjang 300 meter di ruas jalan Baito Dalam. Proyek ini direncanakan mulai dikerjakan tahun ini sebagai langkah permanen dalam mengatasi permasalahan banjir dan sedimentasi di kawasan tersebut.

“Insya Allah drainase akan dibangun tahun ini. Ini menjadi solusi utama untuk mengurangi genangan yang selama ini menjadi masalah tahunan di sini,” tambah Usman.

Pemerintah Kecamatan Wua-Wua juga memperluas perhatian ke wilayah lain, seperti Tunggala, yang turut terdampak musim hujan. Kegiatan monitoring dan normalisasi saluran air secara rutin dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan.

Pemerintah Wua-Wua Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi dan Amankan Jalan Warga
Pembersihan Sedimen Lumpur

Dengan berbagai langkah konkret, baik jangka pendek maupun panjang, Pemerintah Kecamatan Wua-Wua menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas warga. Penanganan lumpur dan penimbunan sementara akan terus dilakukan hingga infrastruktur permanen rampung dibangun.

“Kami ingin memastikan warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat,” tegas Camat Usman.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pengembang menjadi kunci keberhasilan penanganan ini. Langkah cepat dan kolaboratif ini tak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi menuju kawasan yang lebih tangguh, aman, dan layak huni dalam menghadapi cuaca ekstrem dan tantangan lingkungan lainnya. (ADV)

Pos terkait