Transformasi Infrastruktur Kota: Proyek Jalan Antero Hamra dan Balai Kota III Dikebut

  • Whatsapp
Transformasi Infrastruktur Kota: Proyek Jalan Antero Hamra dan Balai Kota III Dikebut
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kendari, Muhammad Almuna Mande

ANOATIMES.COM, KENDARI – Dalam upaya mewujudkan Kota Kendari yang lebih tertata, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggeliat dengan berbagai proyek pembangunan infrastruktur.

Saat ini, dua ruas jalan strategis yang tengah digenjot pengerjaannya adalah Jalan Antero Hamra dan Jalan Balai Kota 3, yang berlokasi di Kelurahan Kadia.

Bacaan Lainnya
Transformasi Infrastruktur Kota: Proyek Jalan Antero Hamra dan Balai Kota III Dikebut
Pengerjaan Jalan Antero Hamra

Proyek yang telah berjalan dengan progres mencapai 20 persen ini menjadi bukti nyata keseriusan Dinas PUPR dalam memberikan pelayanan infrastruktur terbaik bagi masyarakat Kendari.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kendari, Muhammad Almuna Mande, menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Antero Hamra kini telah memasuki tahap konstruksi bangunan pelengkap seperti saluran drainase, box culvert, dan deker.

Transformasi Infrastruktur Kota: Proyek Jalan Antero Hamra dan Balai Kota III Dikebut
Pengerjaan Jalan Balai Kota III

“Pembangunan ini dimulai sejak 19 Mei dan ditargetkan rampung pada 15 September 2025. Kami sedang fokus menyelesaikan sistem drainase untuk memastikan jalan tetap awet dan bebas genangan saat musim hujan. Jalan ini juga diperlebar dari 4 meter menjadi 6 meter, ditambah drainase di sisi kanan dan kiri, totalnya mencapai 10 meter,” ujar Almuna, Kamis (10/7/2025).

Tidak hanya itu, peningkatan kualitas jalan juga dilakukan di Jalan Balai Kota 3 yang mengalami kerusakan cukup parah. Dimulai pada 5 Juni 2025, proyek ini menargetkan perbaikan sepanjang 500 meter dan akan rampung pada awal Oktober mendatang.

“Kondisinya memang sudah tidak layak untuk sekadar ditambal. Maka kita lakukan rehabilitasi total, dimulai dari pengupasan lapisan lama dan penguatan struktur tanah sebelum pengaspalan ulang,” jelasnya.

Untuk menjamin mutu hasil pekerjaan, Dinas PUPR melakukan pengujian California Bearing Ratio (CBR) di lapangan. Hal ini untuk memastikan daya dukung tanah memadai agar aspal tidak cepat rusak. Bila ditemukan kondisi tanah tidak stabil, maka dilakukan penggalian dan penggantian material tanah baru.

Transformasi Infrastruktur Kota: Proyek Jalan Antero Hamra dan Balai Kota III Dikebut
Pengerjaan Jaalan Antero Hamra

Selain tantangan teknis, pihak Dinas PUPR juga menghadapi kendala eksternal seperti keberadaan tiang dan kabel milik Telkom yang sempat mengganggu jalur pengerjaan. Namun melalui koordinasi intensif, masalah ini berhasil diselesaikan tanpa mengganggu timeline pekerjaan.

“Pihak Telkom sangat kooperatif. Kami bersyukur komunikasi berjalan lancar sehingga tiang dan kabel bisa segera direlokasi,” tambah Almuna.

Pembangunan infrastruktur jalan memang tidak hanya soal permukaan aspal yang halus, melainkan juga tentang ketahanan, keamanan, dan estetika kota. Melalui proyek ini, Pemkot Kendari ingin menghadirkan ruang kota yang mendukung mobilitas warga, sekaligus menciptakan lingkungan yang modern dan terencana.

Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat melintasi area pengerjaan. Partisipasi dan dukungan masyarakat sangat penting agar pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu.

Dengan progres yang terus meningkat dan hambatan yang berhasil diatasi, Pemkot Kendari optimis proyek ini akan rampung sesuai target. Kehadiran dua jalan baru ini nantinya tidak hanya memperlancar akses, tetapi juga memperkuat identitas Kota Kendari sebagai kota yang nyaman, aman, dan siap menyambut masa depan. (ADV)

Pos terkait