74 Atlet Kickboxing Siap Berlaga di Southeast Sulawesi Tatami Tournament

  • Whatsapp
74 Atlet Kickboxing Siap Berlaga di Southeast Sulawesi Tatami Tournament
Atlet Kick Boxing Sultra

ANOATIMES. COM, KENDARI  — Sebanyak 74 atlet kickboxing dari 14 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara dipastikan siap berlaga dalam Southeast Sulawesi Kickboxing Tatami Tournament yang akan berlangsung pada 30–31 Agustus 2025 di Kendari.

Turnamen ini menjadi ajang penting dalam pencarian bibit-bibit unggul yang nantinya diproyeksikan mewakili Sultra pada level nasional. Ketua Panitia, Laode Abd. Sadri, mengatakan bahwa tingginya jumlah peserta mencerminkan semangat besar sekaligus bukti bahwa kickboxing semakin mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya generasi muda.

Bacaan Lainnya

“Turnamen ini tidak hanya sekadar pertandingan, tetapi juga bagian dari pembinaan. Dengan jumlah peserta 74 orang, kami optimistis bisa menemukan bakat-bakat baru yang dapat dibina ke jenjang yang lebih tinggi,” jelas Sadri.

Dalam kejuaraan ini, panitia mempertandingkan sejumlah nomor tatami yang dibagi berdasarkan usia dan kelas berat. Untuk kategori Point Fighting usia 12–16 tahun (Putra), akan diperebutkan 9 medali dari kelas -47 kg, -51 kg, -54 kg, dan -63 kg.
Sementara untuk Point Fighting usia 17–40 tahun (Putra), ada 9 medali di kelas -51 kg, -57 kg, -63 kg, dan -71 kg.
Adapun untuk Point Fighting usia 16–40 tahun (Putri), tersedia 9 medali di kelas -51 kg, -56 kg, dan -60 kg.

Dewan Sabuk Provinsi Sultra, Muhammad Noor, menyebut turnamen ini sebagai langkah strategis membangun fondasi atlet. “Kickboxing bukan hanya soal fisik, tapi juga mental juara. Kami ingin memastikan para atlet muda mendapat wadah tepat untuk berkembang. Dari Sultra harus lahir petarung-petarung tangguh yang bisa bersaing di level nasional hingga internasional,” katanya.

Antusiasme juga datang dari para atlet. Salah satunya Ahmad Zaky, petarung muda asal Kendari, yang mengaku siap menjadikan turnamen ini sebagai ajang pembuktian. “Lawannya dari berbagai kabupaten kota, pasti punya gaya bertarung berbeda. Saya ingin belajar sekaligus berikan yang terbaik untuk daerah,” ujarnya.

Turnamen akan berlangsung dengan sistem gugur selama dua hari. Panitia memastikan seluruh teknis pelaksanaan, termasuk keamanan dan kesehatan atlet, telah disiapkan dengan matang.

Dengan dukungan penuh pengurus provinsi serta partisipasi atlet dari seluruh kabupaten dan kota, Southeast Sulawesi Kickboxing Tatami Tournament diharapkan menjadi pintu lahirnya generasi baru kickboxer Sulawesi Tenggara yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Laporan: Wi

Pos terkait