Pemprov Sultra Dukung Penuh Koperasi Merah Putih, 75 Unit Sudah Siap Digunakan

  • Whatsapp
Pemprov Sultra Dukung Penuh Koperasi Merah Putih, 75 Unit Sudah Siap Digunakan

ANOATIMES.COM, KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengikuti secara virtual peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dan diikuti seluruh daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Provinsi Sultra dari lokasi KDKMP di Kelurahan Baruga, Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sultra serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Usai mengikuti kegiatan virtual tersebut, Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 75 unit KDKMP di Sultra telah rampung 100 persen dan siap digunakan. Sementara ribuan unit lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai kabupaten dan kota.

“Jadi hari ini adalah peresmian operasional Koperasi Merah Putih oleh Presiden. Secara nasional jumlahnya 1.061 unit. Di Sulawesi Tenggara yang sudah operasional dan siap seperti ini ada 75 unit yang sudah 100 persen,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah kini tinggal menunggu proses pengisian kebutuhan koperasi yang akan didistribusikan dari pemerintah pusat, termasuk kebutuhan sembako dan perlengkapan penunjang operasional lainnya.

“Nanti sembakonya akan di-drop dari pusat. Jadi posisinya sekarang sudah siap seperti ini,” katanya.

Menurut Andi Sumangerukka, Pemerintah Provinsi Sultra mendukung penuh percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih, salah satunya melalui penyediaan aset untuk pembangunan gedung koperasi di sejumlah daerah.

Ia menyebut, beberapa daerah masih mengalami kendala dalam penyediaan lahan maupun aset pendukung. Karena itu, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota ikut membantu memfasilitasi kebutuhan tersebut agar pembangunan koperasi dapat berjalan maksimal.

“Ada beberapa daerah yang kesulitan mencari aset. Maka pemerintah provinsi menyiapkan, begitu juga kabupaten/kota menyiapkan aset-aset yang dimiliki untuk diserahkan kepada koperasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengisian fasilitas koperasi ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat dan diperkirakan sudah terisi penuh pada minggu kedua Juli 2026.

Pos terkait