ANOATIMES.COM, KENDARI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Anoa Kota Kendari terus mematangkan persiapan pelaksanaan perbaikan pipa transmisi yang mengalami kebocoran selama hampir dua tahun.
Sebagai tahapan akhir sebelum pekerjaan dimulai, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Anoa, Sukriyaman, S.Sos, memimpin kegiatan expose metode pelaksanaan (method statement) sekaligus melakukan review rencana pekerjaan bersama para pemangku kepentingan (stakeholder).
Sukriyaman menjelaskan, expose tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses yang telah dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi kerusakan, penyusunan metode pekerjaan, konsultasi teknis hingga persiapan peralatan.
“Hari ini kami melaksanakan expose metode pelaksanaan sekaligus sosialisasi kepada seluruh stakeholder. Tahapan ini merupakan lanjutan dari proses yang telah kami lakukan sebelumnya, mulai dari identifikasi kerusakan, penyusunan metode pekerjaan, konsultasi teknis, hingga persiapan peralatan,” ujar Sukriyaman.
Ia mengungkapkan, salah satu tantangan dalam persiapan pekerjaan adalah proses pengadaan komponen yang memerlukan waktu cukup lama. Pasalnya, komponen yang rusak merupakan peralatan peninggalan Prancis yang telah berusia sekitar 40 tahun, sehingga harus melalui proses identifikasi spesifikasi dan produksi ulang agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Penyediaan alat memerlukan waktu yang cukup panjang karena kami harus mencari, mengidentifikasi, hingga memesan komponen dengan spesifikasi yang sesuai. Seluruh proses tersebut kami lakukan agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan aman,” katanya.
Menurut Sukriyaman, perbaikan pipa transmisi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi jaringan transmisi secara optimal sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali maksimal.
Namun demikian, selama proses pekerjaan berlangsung, distribusi air bersih kepada pelanggan diperkirakan akan mengalami gangguan selama kurang lebih satu minggu.
“Kami memohon pengertian pelanggan karena selama proses perbaikan berlangsung diperkirakan akan terjadi gangguan distribusi air selama kurang lebih satu minggu. Kami akan terus menyampaikan informasi secara berkala agar masyarakat dapat melakukan antisipasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pekerjaan tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak melalui koordinasi lintas sektor. Atas arahan Wali Kota Kendari, pekerjaan perbaikan pipa transmisi dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Senin pekan depan.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi lintas sektor kami mendapat dukungan dari berbagai pihak. Atas arahan Ibu Wali Kota, pekerjaan perbaikan pipa transmisi ini direncanakan mulai dilaksanakan pada Senin pekan depan. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” tutupnya.







