ANOATIMES.COM, KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Polresta Kendari, TNI, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari menggelar patroli gabungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca-penggerebekan sarang narkoba di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sabtu malam (17/10/2026).
Patroli cipta kondisi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut melibatkan 121 personel gabungan dari berbagai instansi.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 23.50 WITA.
Personel yang terlibat berasal dari Polda Sultra, Brimobda Polda Sultra, Polresta Kendari, BNN Kota Kendari, Polisi Militer TNI AD, Polisi Militer TNI AL, serta Kodim.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dirresnarkoba Polda Sultra Kombes Pol Amri Yudhi Syamsualam Rama Wispha, Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin, Kepala BNN Kota Kendari Isamuddin, dan Wakapolresta Kendari AKBP Moh. Yosa Hadi.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menyisir kawasan sekitar Kelurahan Kampung Salo melalui patroli sambang dialogis. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif setelah penggerebekan yang berkaitan dengan peredaran narkoba.
Selain berpatroli, petugas juga memberikan bingkisan kepada warga yang melaksanakan kegiatan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Pemberian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin mengatakan, patroli gabungan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
“Melalui patroli gabungan ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ujarnya.
Ia menegaskan, partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya kepolisian dan instansi terkait menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Kepedulian warga terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar dapat membantu aparat dalam melakukan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran narkoba,” Tuturnya.
Melalui patroli gabungan tersebut, Polda Sultra bersama Polresta Kendari, TNI, dan BNN Kota Kendari berharap koordinasi lintas instansi serta sinergi dengan masyarakat semakin kuat.





