Awal Tahun 2026, Wakatobi Raih Dua Prestasi Nasional

  • Whatsapp
Awal Tahun 2026, Wakatobi Raih Dua Prestasi Nasional

ANOATIMES.COM, WAKATOBI – Awal tahun 2026 menjadi momentum membanggakan bagi Kabupaten Wakatobi. Dalam peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 yang digelar di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Wakatobi berhasil meraih dua prestasi nasional sekaligus.

Dua penghargaan tersebut yakni Juara III Nasional Kategori Desa Ekspor dan Penghargaan Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terbaik Nasional.
Bupati Wakatobi, H. Haliana, SE, dalam unggahannya di media sosial Facebook pada Kamis (15/1/2026), menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah desa, koperasi, dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kemenangan yang diraih Desa Mola Utara dan BUMDes Desa Oihu bukan hanya prestasi individu, melainkan bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, koperasi, dan masyarakat mampu menciptakan nilai tambah ekonomi berkelanjutan serta menggerakkan roda pembangunan dari akar rumput,” tulis Haliana.

Prestasi Juara III Nasional kategori Desa Ekspor diraih oleh Desa Mola Utara, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Penghargaan ini tidak lepas dari peran aktif Koperasi Produsen Nelayan Padaleang Sama yang secara konsisten mendorong penguatan ekonomi nelayan, peningkatan kualitas produk perikanan, serta perluasan akses pasar hingga menembus pasar ekspor.

“Koperasi menjadi tulang punggung ekonomi desa karena memahami betul potensi lokal dan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kerja keras bersama yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, prestasi membanggakan lainnya diraih oleh BUMDes Desa Oihu, Kecamatan Togo Binongko, yang dinobatkan sebagai Pengelola BUMDes Terbaik Nasional. Penghargaan tersebut disertai hadiah satu unit mobil Avanza sebagai bentuk apresiasi atas tata kelola usaha yang profesional, transparan, serta berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“BUMDes bukan sekadar lembaga usaha, tetapi motor penggerak kemandirian ekonomi lokal. Dengan tata kelola yang baik, BUMDes dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia,” tegas Bupati Haliana.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi kado istimewa dalam peringatan HDN 2026 sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh desa di Wakatobi untuk terus berinovasi, memperkuat kerja sama, dan menggali potensi lokal secara optimal.

“Dengan semangat Hari Desa Nasional, Wakatobi menegaskan komitmen membangun desa yang mandiri, maju, dan sejahtera demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tutupnya.

Laporan: Ema

Pos terkait