Warga Kendari Padati Pasar Murah Polda Sultra

  • Whatsapp
Warga Kendari Padati Pasar Murah Polda Sultra

ANOATIMES.COM, KENDARI – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara di Lapangan Patung Gajah Mada Polda Sultra, Senin (16/3/2026), dipadati warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Kendari telah memadati lokasi kegiatan. Mereka berburu berbagai bahan pangan seperti beras SPHP, minyak goreng, gula pasir hingga telur yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Bacaan Lainnya

Usai melaksanakan apel pagi, Kapolda Sultra Didik Agung Widjanarko bersama Wakapolda Gidion Arief Setyawan, Irwasda Hartoyo serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra memantau langsung jalannya kegiatan pasar murah tersebut.

Salah seorang warga Kecamatan Abeli, Hasriani (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah itu. Ia bahkan berhasil mendapatkan satu rak telur dengan harga Rp54 ribu.

“Di sini lebih murah, di pasar sudah Rp75 ribu,” ungkap Hasriani saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain telur, bahan pokok lainnya juga dijual dengan harga terjangkau. Beras SPHP dijual Rp35 ribu untuk kemasan 5 kilogram, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, serta minyak goreng Rp10 ribu untuk kemasan satu liter.

Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean warga yang menunggu giliran untuk membeli beras SPHP dan minyak goreng yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar, sejumlah personel dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra serta Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra turut diterjunkan membantu proses pelayanan kepada masyarakat yang membludak di lokasi pasar murah.

Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sultra dalam membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Laporan : Wi

Pos terkait