30 Mahasiswa Unsultra Penerima Beasiswa SDM Sawit Terima Buku Tabungan dan Polis Asuransi dari BSI

  • Whatsapp
30 Mahasiswa Unsultra Penerima Beasiswa SDM Sawit Terima Buku Tabungan dan Polis Asuransi dari BSI

ANOATIMES.COM, KENDARI – Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Kelapa Sawit menerima buku tabungan dan polis asuransi sebagai bagian dari pelaksanaan program beasiswa yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Penyerahan buku tabungan dan polis asuransi tersebut berlangsung di Kampus Unsultra, Jalan Kapten Piere Tendean Nomor 109, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa (14/7/2026).

Bacaan Lainnya

Program Beasiswa SDM Kelapa Sawit merupakan salah satu upaya BPDPKS dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung pengembangan industri kelapa sawit nasional. Dalam penyaluran dana beasiswa, BPDPKS bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Branch Manager BSI Kendari MT Haryono, Irwanto Azis, menjelaskan bahwa seluruh penerima beasiswa juga mendapatkan perlindungan asuransi selama menempuh pendidikan.

“Perlindungan diberikan selama delapan semester atau hingga mahasiswa menyelesaikan masa studinya,” ujar Irwanto, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia menambahkan, inisiasi pemberian perlindungan asuransi bagi mahasiswa penerima Beasiswa SDM Kelapa Sawit Fakultas Pertanian Unsultra merupakan gagasan Rektor Unsultra, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, S.Si., M.Si.

Program tersebut kemudian diwujudkan melalui koordinasi bersama jajaran pimpinan universitas yang diwakili Wakil Rektor I Prof. Dr. La Hamimu, S.Si., M.T., Ph.D., Wakil Rektor III Dr. Saprudin, M.IP., Dekan Fakultas Pertanian La Oge, S.P., M.Si., serta Pimpinan Asuransi Jiwa Syariah Al Amin Kendari, Irfin.

Selain menerima dukungan pembiayaan pendidikan, sebanyak 30 mahasiswa penerima beasiswa juga akan memperoleh pembinaan kompetensi yang dirancang sesuai kebutuhan industri kelapa sawit.

Selama masa perkuliahan, mahasiswa akan mendapatkan penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pembelajaran di kelas, praktik laboratorium, praktik lapangan, hingga program magang yang terintegrasi dengan dunia industri.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan dibekali berbagai kemampuan nonakademik melalui kegiatan kokurikuler guna meningkatkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama.

Melalui program ini, lulusan diharapkan memiliki daya saing tinggi, siap memasuki dunia kerja, cepat terserap oleh industri kelapa sawit, serta mampu menjadi inovator dan menciptakan peluang usaha baru yang mendukung kemajuan sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Pos terkait