Gotong Royong Jaga Pesisir Laut Moramo di Momen Harhubnas ke-55

  • Whatsapp
Gotong Royong Jaga Pesisir Laut Moramo di Momen Harhubnas ke-55

ANOATIMES.COM, KONAWE SELATAN – Semangat gotong royong menjaga kelestarian pesisir Laut Moramo mewarnai peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Kegiatan tersebut digelar Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Lapuko melalui aksi bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove di Desa Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, Kamis (17/9/2026).

Bacaan Lainnya

Aksi peduli lingkungan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kecamatan Moramo, Polsek Moramo, Koramil Moramo, Pemerintah Desa Ranooha Raya, mahasiswa hingga masyarakat setempat.

Gotong Royong Jaga Pesisir Laut Moramo di Momen Harhubnas ke-55

Kepala KUPP Kelas III Lapuko, Nurbaya, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas ke-55 sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Menurutnya, keberadaan kawasan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, termasuk kawasan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat di Desa Ranooha Raya.

“Ini dalam rangka Hari Perhubungan Nasional ke-55. Tentunya ini untuk menjaga kelestarian lingkungan mangrove, khususnya di Desa Ranooha Raya ini serta keindahan lingkungan,” ujar Nurbaya.

Ia mengapresiasi keterlibatan pemerintah, aparat, mahasiswa dan masyarakat yang bersama-sama turun langsung membersihkan kawasan pantai dan melakukan penanaman mangrove.

Nurbaya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum Harhubnas, tetapi dapat menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Sementara itu, Camat Moramo, Sabaruddin, mengapresiasi langkah KUPP Lapuko yang menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia menilai aksi gotong royong menjaga lingkungan pesisir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama warga Desa Ranooha Raya yang mayoritas menggantungkan hidup sebagai nelayan.

“Program yang sangat luar biasa, bagus sekali,” kata Sabaruddin.

Menurutnya, penanaman mangrove penting dilakukan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat nelayan.

“Karena kegiatan ini sangat penting, di desa ini mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan sehingga penanaman mangrove ini sangat membantu bagi nelayan kami,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, sehingga upaya menjaga pesisir Laut Moramo menjadi tanggung jawab bersama.

Pos terkait