Dewan Apresiasi Gubernur ASR, Kuota Bedah Rumah Sultra Tembus 10.000 Unit

  • Whatsapp
Dewan Apresiasi Gubernur ASR, Kuota Bedah Rumah Sultra Tembus 10.000 Unit
Wakil Ketua DPRD Sultra, Hj Hasmawati

ANOATIMES.COM, KENDARI – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Hj Hasmawati, mengapresiasi keberhasilan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), dalam memperjuangkan tambahan kuota Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah bagi masyarakat Sultra hingga mencapai 10.000 unit pada tahun 2026.

Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Hj Cemma itu menilai peningkatan kuota tersebut merupakan capaian yang sangat positif di tengah masih tingginya kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, ini kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Sultra. Kami di DPRD mengapresiasi kerja dan perjuangan Pak Gubernur ASR yang berhasil menghadirkan tambahan kuota bedah rumah hingga 10.000 unit. Ini tentu akan sangat membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni,” ujar Hj Cemma, Rabu (3/6/2026) kepada media ini.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat melalui sinergi yang baik dengan pemerintah pusat.

Ia mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu program yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat karena berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar. Ketika masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, maka kualitas hidup mereka juga akan meningkat. Karena itu, tambahan kuota ini patut disyukuri dan didukung bersama,” katanya.

Ia mencontohkan, saat dirinya melakukan reses dimasyarakat, kebanyakan masyarakat meminta bantuan bedah rumah.

“Yang terpenting sekarang adalah memastikan program ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Kami di DPRD siap mendukung dan mengawal agar bantuan ini dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menambah kuota BSPS menjadi bukti bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk menghadirkan lebih banyak program pembangunan dari pemerintah pusat ke Sultra. Pada akhirnya, yang paling penting adalah kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tutup Hj Cemma.

Pos terkait