1.563 Mahasiswa UHO Diwisuda Periode Juli-Oktober 2023 Gelombang II

  • Whatsapp
1.563 Mahasiswa UHO Diwisuda Periode Juli-Oktober 2023 Gelombang II
Rektor UHO, Prof. Muhammad Zamrun Firihu. Foto: Pebri/Humas UHO.

ANOATIMES.COM, KENDARI – Sebanyak 1.563 mahasiswa Universitasnya Halu Oleo (UHO) diwisuda untuk periode Juli-Oktober 2023 Gelombang II UHO pada Kamis (9/11/2023).

Mahasiswa yang diwisuda ini berasal dari enam fakultas dan pascasarjana. Mereka diwisuda di di Auditorium HEA Mokodompit UHO.

Mahasiswa yang diwisuda tersebar di Pascasarjana Program Doktor sebanyak 29 orang dan Program Magister sebanyak 146 orang.

1.563 Mahasiswa UHO Diwisuda Periode Juli-Oktober 2023 Gelombang II
Wisuda UHO Periode Juli-Oktober 2023. Foto: Pebri/Humas UHO

Kemudian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 417 orang, Fakultas Pertanian sebanyak 217 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam sebanyak 311.

Fakultas Hukum sebanyak 145 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sebanyak 125 orang, dan Fakultas Ilmu Budaya sebanyak 128 orang.

“Selaku Rektor dan pribadi serta mewakili seluruh civitas akademika Universitas Halu Oleo mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan saudara-saudari dalam menempuh Pendidikan di Universitas Halu Oleo,” kata Rektor UHO, Prof. Muhammad Zamrun Firihu dalam sambutannya.

Prof. Zamrun berpesan kepada para wisudawan bahwa prosesi yang mereka jalani hari ini bukanlah akhir untuk berhenti belajar.

1.563 Mahasiswa UHO Diwisuda Periode Juli-Oktober 2023 Gelombang II
Wisuda UHO Periode Juli-Oktober 2023. Foto: Pebri/Humas UHO

“Namun sebaliknya ilmu yang sudah anda dapatkan di kampus ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan,” kata Prof. Zamrun.

Ia juga berpesan agar para wisudawan menggunakan ilmu yang didapat sebagai bekal dalam berkompetisi di dunia kerja dan menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat.

“Belajar merupakan peristiwa mental, proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan ketulusan hati untuk diniatkan membantu sesama,” pesan Prof. Zamrun. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *