Bangun Birokrasi Berbasis Kompetensi, Pemprov Sultra Perkuat Manajemen Talenta ASN

  • Whatsapp
Bangun Birokrasi Berbasis Kompetensi, Pemprov Sultra Perkuat Manajemen Talenta ASN

ANOATIMES.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengambil langkah strategis dalam menyiapkan birokrasi masa depan dengan memperkuat penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam mencetak ASN profesional yang mampu menjawab tantangan pelayanan publik dan dinamika pembangunan daerah.

Langkah tersebut mengemuka dalam audiensi Pemprov Sultra bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta Timur, Selasa (23/12/2025). Berdasarkan rilis pers dari akun media sosial resmi pemprov sultra mengungkapkan dalam pertemuan itu, Pemprov Sultra menegaskan bahwa pengelolaan ASN ke depan tidak lagi bertumpu pada pendekatan administratif semata, tetapi berbasis pemetaan kompetensi, potensi, dan kinerja secara objektif.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menyampaikan bahwa manajemen talenta menjadi jawaban atas kebutuhan birokrasi yang adaptif dan berorientasi hasil.

“Manajemen talenta memungkinkan pemerintah daerah menempatkan ASN secara tepat, sehingga organisasi bekerja lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya.

Dengan jumlah ASN lebih dari 23 ribu orang yang tersebar di berbagai perangkat daerah, Pemprov Sultra menilai sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan birokrasi. Melalui sistem ini, potensi ASN dapat diidentifikasi sejak dini dan dikembangkan secara terarah sebagai calon pemimpin birokrasi di masa mendatang.

Plt. Kepala BKD Sultra, Prof. Dr. Ir. Andi Khaeruni R., M.Si., menjelaskan bahwa manajemen talenta dirancang sebagai kerangka kerja jangka panjang dalam manajemen karier ASN. Tidak hanya fokus pada pengisian jabatan kosong, sistem ini juga mengedepankan proses pembinaan dan pengembangan kapasitas ASN secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh talenta terbaik yang benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu mendorong kinerja organisasi,” jelasnya.

Upaya Pemprov Sultra ini mendapat apresiasi dari BKN. Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Dr. Herman, M.Si., menilai kesiapan Sulawesi Tenggara menunjukkan keseriusan daerah dalam membangun sistem merit yang kuat.

Menurutnya, keberhasilan manajemen talenta sangat ditentukan oleh keselarasan antara kebutuhan organisasi dan karakter talenta ASN. “Penempatan ASN harus mampu menyatukan kapasitas personal dengan arah kebijakan organisasi agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara efektif,” ujarnya.

Melalui penguatan manajemen talenta ASN, Pemprov Sultra berharap reformasi birokrasi tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Langkah ini sekaligus menegaskan arah pembangunan birokrasi Sultra yang profesional, berdaya saing, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pos terkait