ANOATIMES. COM, KONSEL — Sorak sorai ribuan penonton menjadi saksi bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan, melainkan bahasa kebersamaan yang paling jujur. Turnamen PT. WIN Cup II resmi berakhir dengan penuh haru, tawa, dan kebanggaan, meninggalkan kisah tentang kerja keras, sportivitas, serta kecintaan masyarakat terhadap olahraga rakyat ini.
Lapangan hijau menjelma menjadi panggung persaudaraan. Di bawah terik matahari dan gemuruh tepuk tangan sekitar 5.000 penonton, para pemain berlari bukan hanya mengejar bola, tetapi juga membawa mimpi dan harga diri kampung halaman masing-masing.
Dengan permainan disiplin dan semangat pantang menyerah, Torobulu United tampil sebagai juara pertama dan berhak mengangkat trofi PT. WIN Cup II sekaligus membawa pulang hadiah Rp50.000.000. Posisi kedua diraih Penjual Beras FC yang menunjukkan konsistensi dan kekompakan tim, dengan hadiah Rp30.000.000. Sementara Tinanggea Utama mengamankan posisi ketiga dengan hadiah Rp20.000.000, disusul Parasi Utama di posisi keempat dengan hadiah Rp10.000.000.
Turnamen ini juga memberikan apresiasi kepada individu-individu yang tampil menonjol. Ijal dari Aremon FC keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 17 gol dan menerima hadiah Rp3.000.000. Penghargaan Pemain Terbaik diraih Irwan dari Torobulu United, sementara penghargaan Gawang Terbaik diberikan kepada penjaga gawang Penjual Beras FC, masing-masing dengan hadiah Rp3.000.000.
Semangat sepak bola tidak hanya terasa di lapangan, tetapi juga di tribun penonton. Dengan dukungan tanpa henti sejak laga pembuka hingga pertandingan penutup, Ibu Guru Ida dinobatkan sebagai Penonton Terbaik dan menerima apresiasi Rp1.000.000, menjadi simbol bahwa sepak bola tumbuh dari kecintaan masyarakat.
Lebih dari sekadar kompetisi, PT. WIN Cup II menjadi ruang perjumpaan masyarakat lintas desa, lintas profesi, dan lintas generasi. Turnamen ini menegaskan komitmen PT. Wijaya Inti Nusantara (PT. WIN) dalam mendukung pembinaan olahraga, memperkuat ikatan sosial, serta menumbuhkan harapan melalui jalur yang paling membumi: sepak bola.
Ketika peluit panjang dibunyikan, pertandingan memang berakhir. Namun semangat persaudaraan, sportivitas, dan kebanggaan lokal akan terus hidup, menunggu untuk kembali bergulir pada PT. WIN Cup berikutnya.
Sepak bola telah menyatukan kita hari ini,
dan persaudaraan akan mengingatkannya untuk waktu yang lama.
Laporan : Jo






