ANOATIMES.COM, WAKATOBI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wakatobi mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Sulawesi Tenggara 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Kendari pada November mendatang.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, jajaran pengurus KONI Wakatobi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Wakatobi melakukan peninjauan ke Gelanggang Olahraga (GOR) Wakatobi yang berada di Desa Komala, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Jumat (5/6/2026). GOR tersebut direncanakan menjadi lokasi utama Training Center (TC) bagi para atlet yang akan mewakili Wakatobi di ajang Poprov.
Peninjauan dipimpin Ketua Harian KONI Wakatobi, Moane Sabara, didampingi Sekretaris Sudirma A. Hamid, Bendahara Abdul Rahim, serta sejumlah pengurus KONI lainnya bersama jajaran Dispora Wakatobi.
Ketua Harian KONI Wakatobi, Moane Sabara, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan fasilitas olahraga yang tersedia sehingga pelaksanaan pemusatan latihan dapat berjalan optimal dan terpusat.
“Tujuan kunjungan ini untuk melihat langsung kondisi GOR dan memastikan kesiapan fasilitas yang tersedia. Dari hasil pemantauan, GOR sangat layak dijadikan pusat pelatihan sehingga lebih mudah untuk dikontrol dan dipantau perkembangan atlet nantinya,” ujar Moane, Senin (8/6/2026).
Selain meninjau fasilitas olahraga, rombongan juga mengecek sejumlah ruangan yang berpotensi dijadikan sekretariat sementara KONI Wakatobi selama pelaksanaan Training Center berlangsung.
“Kita juga melihat ruangan yang bisa dijadikan sekretariat KONI. Jika berdampingan dengan Dispora, tentu akan memudahkan koordinasi dan komunikasi dalam setiap pengambilan keputusan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Wakatobi, Yunus, menegaskan komitmen pihaknya untuk segera melakukan pembenahan fasilitas agar GOR dapat difungsikan secara maksimal sebagai pusat latihan atlet.
“Kami bersama pengurus KONI telah meninjau langsung GOR. Fokus utama kami adalah memastikan kesiapan atlet menghadapi Training Center menjelang Poprov November 2026. Dispora akan segera mengambil langkah-langkah pembenahan fasilitas yang ada agar GOR dapat segera digunakan secara optimal,” kata Yunus.
Menurutnya, keberadaan pusat pelatihanyang terpusat akan membantu atlet menjalani program latihan dengan lebih efektif dan terarah.
“Alhamdulillah, hasil peninjauan menunjukkan GOR ini cukup representatif dan memenuhi syarat sebagai pusat latihan. Atlet nantinya tidak lagi kesulitan mencari tempat berlatih,” jelasnya.
Yunus menambahkan, berdasarkan desain dan fungsi awal pembangunannya, GOR Wakatobi mampu mengakomodasi berbagai cabang olahraga, seperti futsal, bola voli, tenis dalam ruangan, bulu tangkis, sepak takraw, hingga sejumlah cabang olahraga bela diri.
“Dengan adanya pusat pelatihan ini, kami berharap kualitas atlet Wakatobi semakin meningkat dan mampu memberikan prestasi terbaik pada ajang Poprov Sultra 2026,” pungkasnya.






