Ops Pekat Anoa, Polda Sultra Gagalkan Pengiriman 168 Botol Miras ke Wawonii

  • Whatsapp
Ops Pekat Anoa, Polda Sultra Gagalkan Pengiriman 168 Botol Miras ke Wawonii

ANOATIMES. COM, KENDARI – Upaya pengiriman ratusan botol minuman keras (miras) tanpa izin ke Pulau Wawonii berhasil digagalkan personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Tenggara dalam pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Anoa 2026.

Pengungkapan tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 00.30 WITA di kawasan Pelabuhan Wawonii, Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

Kegiatan patroli tersebut berada di bawah kendali IPDA Ariel M. Ginting, S.Tr.K., selaku Panit 1 Turjagwali Ditsamapta Polda Sultra. Saat itu, Tim 1 Patroli yang dipimpin Bripka Boy Sagita tengah melaksanakan patroli rutin dalam rangka Operasi Pekat Anoa 2026.

Pantauan media ini, ketika menyisir area pelabuhan, petugas mencurigai aktivitas seorang pria yang diduga hendak mengirim minuman beralkohol ke wilayah Wawonii. Atas arahan Padal Patroli, personel kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pria berinisial MT (33).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah minuman beralkohol berbagai merek yang diduga tidak dilengkapi dokumen perizinan yang sah. Barang bukti yang diamankan berupa 36 botol Congyang, 24 botol Radler, 48 botol Singaraja Arak, 24 kaleng Bintang, serta 36 botol Anggur Malaga.

“Secara keseluruhan, polisi mengamankan 168 botol, kaleng, dan pcs minuman beralkohol berbagai merek atau setara 14 dus dan krat, ” Ujar Ariel.

Ariel menambahkan, MT bersama seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Markas Polda Sultra untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Perkara tersebut ditangani melalui mekanisme tindak pidana ringan (Tipiring) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Operasi Pekat Anoa 2026 merupakan upaya kepolisian dalam menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras tanpa izin yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, ” Tutupnya.

Pos terkait