ANOATIMES.COM, KENDARI – Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi simpatik dengan menyalakan lilin di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Rabu malam (4/11/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan institusi Polri. Massa juga mendesak agar dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden diusut hingga tuntas.
Koordinator LPI Wilayah Sultra, Asis, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai untuk mendukung stabilitas nasional, menjaga kedaulatan negara, serta memperkuat institusi Polri dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto merupakan persoalan serius yang harus ditangani melalui proses hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“LPI mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kerja-kerja Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Kami juga mendorong agar dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Asis menegaskan, dukungan terhadap Presiden dan Polri harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif.
Ia meminta setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum agar dimintai pertanggungjawaban tanpa memandang jabatan maupun kedudukannya.
Dalam pernyataan sikapnya, LPI menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendukung agenda kepemimpinan Presiden Prabowo, memperkuat profesionalitas dan integritas Polri, serta mendesak pengungkapan seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus penyadapan ilegal tersebut.
Selain itu, LPI meminta agar proses penegakan hukum terbebas dari intervensi maupun penyalahgunaan kekuasaan. Mereka juga mendorong penguatan pengawasan internal Polri untuk memastikan seluruh kewenangan institusi dijalankan sesuai aturan.
Asis turut mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat untuk menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Ia memastikan LPI akan terus menyampaikan aspirasi melalui cara-cara damai, tertib, dan konstitusional dengan tetap menghormati ketentuan perundang-undangan.
“Prinsip kami jelas, mendukung Presiden, bersama Polri, menjaga kedaulatan negara, dan mendorong supremasi hukum tanpa intervensi,” tutupnya.





