Bermodal Swadaya, Delapan Atlet Tinju Sultra Siap Berlaga di Wali Kota Surabaya Cup

  • Whatsapp
Bermodal Swadaya, Delapan Atlet Tinju Sultra Siap Berlaga di Wali Kota Surabaya Cup
Atlit Tinju Sultra saat tiba di pelabuhan Makassar untuk melanjutkan perjalanan mennggunakan jalur laut ke Surabaya

ANOATIMES.COM, KENDARI – Sejumlah atlit tinju Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal berlaga di kejuaraan Wali Kota Surabaya Cup 2026 yang akan berlangsung pada 26–29 Juni 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Pelatih Tinju Sultra, Dedi Muhari, mengatakan seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan petinju binaan yang dipersiapkan untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Kejuaraan ini akan diikuti petinju dari berbagai daerah, seperti NTT, Sumatera, Sulawesi Barat dan sejumlah provinsi lainnya. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi atlet-atlet Sultra untuk menambah jam terbang,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, kontingen Sultra membawa delapan atlet yang akan bertanding di berbagai kategori. Mereka adalah:

1) A. Dihas Ali Mozar Mushari – Kategori Youth 75 Kg
2) Aleycal Ziqran Muhamed Tamrin – Kategori Youth 71 Kg
3) Ahmad Naufal Jibran – Kategori Youth 51 Kg
4) Ahmad Rafif Maulana Mushari – Kategori School Boys (kelas IV SD)
5) Muhammad Farid Suhadi Djallah – Kategori Elite 63,5 Kg
6) Mursalim – Kategori Elite 57 Kg
7) Muhammad Rizky Yamin – Kategori Elite 54 Kg
8) Marselinus Agung Ehot – Kategori Elite 51 Kg

Dedi mengungkapkan, keberangkatan tim kali ini dilakukan secara mandiri tanpa bantuan anggaran dari pemerintah daerah maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra.

“Seluruh biaya keberangkatan hingga kebutuhan selama mengikuti kejuaraan ditanggung secara swadaya. Tidak ada bantuan dari pemerintah maupun KON Sultra,” katanya.

Untuk menekan biaya perjalanan, rombongan memilih menggunakan kombinasi transportasi darat dan laut. Tim berangkat dari Kendari menuju Makassar melalui jalur darat, kemudian melanjutkan perjalanan dari Makassar ke Surabaya menggunakan jalur laut.

Menurut Dedi, meski menghadapi keterbatasan anggaran, semangat para atlet tetap tinggi untuk mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di ajang nasional tersebut.

“Anak-anak sangat antusias. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang prestasi untuk Sultra,” pungkasnya.

Pos terkait