ANOATIMES.COM, WAKATOBI – Bupati Wakatobi H. Haliana melantik dan mengambil sumpah 113 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Pelantikan berlangsung di Gedung Dharma Wanita, Kabupaten Wakatobi, Senin (31/8/2026).
Sebanyak 113 pejabat yang dilantik terdiri dari 33 pejabat administrator, 45 pejabat pengawas, serta 35 guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Wakatobi Nomor 100.3.3.2/780 Tahun 2026 tentang pengangkatan pejabat administrator dan pengawas serta Keputusan Nomor 100.3.3.2/781 Tahun 2026 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.
Haliana mengatakan, seluruh proses pengisian jabatan telah melalui tahapan seleksi dan memperoleh Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, pengisian, mutasi, maupun penugasan jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis sistem merit.
“Pengisian, mutasi jabatan, dan penugasan bukanlah sekadar pergantian posisi, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem meritokrasi yang mengedepankan kompetensi, kinerja, dan integritas sebagai dasar pembinaan karier ASN,” ujar Haliana.
Ia meminta seluruh ASN mengubah pola pikir dalam bekerja. Birokrasi, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada terlaksananya program, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat dan dampak yang dirasakan langsung masyarakat.
“Saya mengingatkan kepada seluruh ASN agar mengubah pola pikir dalam bekerja. Karena birokrasi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Haliana juga menekankan pentingnya setiap program memiliki capaian kinerja yang jelas dan target yang terukur. Pelaksanaan program serta penggunaan anggaran harus tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan integritas.
“Saya juga perlu tekankan beberapa hal yang wajib menjadi perhatian setiap ASN, yakni setiap program harus memiliki capaian kinerja yang jelas, target yang terukur, serta pelaksanaan program dan penggunaan anggaran yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan integritas,” tegasnya.
Selain itu, Haliana mengingatkan para ASN untuk memegang teguh nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Ia juga mendorong seluruh aparatur menerapkan prinsip kerja cerdas, kerja keras, dan kerja ikhlas dengan semangat “Bangga Melayani Bangsa”.
“Setiap ASN harus memegang teguh nilai-nilai dasar ASN yaitu BerAKHLAK, kerja cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas, serta bangga melayani bangsa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Haliana menegaskan reformasi birokrasi tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan struktur organisasi. Pembangunan karakter aparatur juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
“Reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan membenahi struktur organisasi. Pembangunan karakter aparatur juga menjadi faktor penting agar setiap pejabat mampu menjadi teladan melalui sikap, perilaku, dan etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam hal kedisiplinan, Haliana meminta pejabat yang baru dilantik menindaklanjuti ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan sah maupun tidak menaati ketentuan jam kerja.
Penegakan disiplin tersebut harus dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 dan Peraturan BKN Nomor 6 Tahun 2022 tentang Disiplin PNS.
Kepada pejabat yang baru dilantik maupun yang mengalami rotasi dan mutasi, Haliana meminta agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing.
Ia juga berpesan agar program-program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya tetap dilanjutkan dan dikembangkan melalui berbagai inovasi.
“Kepada para pejabat yang hari ini baru dilantik dan para pejabat yang posisinya mengalami pergeseran atau rotasi mutasi, saya harapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Lanjutkan program-program baik dari pejabat sebelumnya dan ciptakan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi,” harapnya.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Wakatobi Dra. Hj. Safia Wualo, Sekretaris Daerah Wakatobi, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Wakatobi.






