ANOATIMES. COM PARIGI MOUTONG – Gema ayat suci Al-Qur’an menggema di langit malam Desa Gio Timur, Kecamatan Moutong, saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 resmi dibuka dalam sebuah seremoni yang khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, di bawah arahan Bupati H. Samsurizal Tombolotutu, dalam membangun harmoni antara nilai religius dan pelayanan publik.
Mewakili Bupati, Wakil Bupati Abdul Sahid, S.Pd secara resmi membuka acara yang untuk pertama kalinya digelar di Desa Gio Timur. Ratusan masyarakat dari berbagai desa hadir memadati arena utama yang telah dihias megah dengan ornamen Islami, lampu warna-warni, dan panggung utama bertabur dekorasi kaligrafi.
Upacara pembukaan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pawai kafilah dari seluruh desa se-Kecamatan Moutong. Suasana menjadi semakin khidmat saat iringan musik rebana dan lantunan selawat menyambut para tamu undangan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pejabat daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan khusus dari Bupati Samsurizal bahwa MTQ bukan hanya kegiatan rutin, tetapi momentum untuk memperkuat identitas religius masyarakat Parigi Moutong.
“Bapak Bupati menitipkan harapan agar MTQ ini menjadi sarana pembinaan generasi Qur’ani. Ini adalah bagian dari visi beliau untuk menjadikan religiusitas sebagai landasan moral pembangunan daerah,” ujar Wakil Bupati di hadapan peserta dan tamu undangan.
Menariknya, seremoni pembukaan MTQ XX ini juga dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mensosialisasikan capaian pembangunan sektor kesehatan, terutama melalui transformasi Rumah Sakit Bulue Napuaye (RS BN Moutong).
Dengan layar proyektor besar di sisi panggung, tamu undangan diperkenalkan dengan profil baru RS BN Moutong melalui tayangan visual yang memperlihatkan fasilitas modern, ruang perawatan yang nyaman, dan kehadiran tenaga medis spesialis di berbagai bidang.
“Bapak Bupati menegaskan bahwa masyarakat Parigi Moutong berhak atas layanan kesehatan yang setara, tanpa harus pergi jauh ke kota. RS BN Moutong adalah bukti nyata komitmen tersebut,” tegas Wakil Bupati.
Suasana acara semakin semarak dengan penampilan seni religi dari santri lokal dan parade kafilah berpakaian adat, yang memperlihatkan kekayaan budaya Islam di Moutong.
Seremoni MTQ XX ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga menyentuh nilai-nilai spiritual dan sosial kemasyarakatan. Melalui paduan kegiatan keagamaan dan pelayanan publik, Bupati Samsurizal ingin mewujudkan masyarakat yang sehat lahir dan batin.
Acara pembukaan MTQ ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan daerah dan suksesnya seluruh rangkaian kegiatan, yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Laporan : Jo






