ANOATIMES.COM, KENDARI– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II yang akan digelar pada Oktober 2025 di Kudus, Jawa Tengah.
Ketua KONI Sultra, Alvian Taufan Putra, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan langkah-langkah strategis, termasuk pemetaan kekuatan dari masing-masing cabang olahraga (cabor) beladiri.
Hal itu disampaikannya di sela kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Sabuk Warna Kickboxing Sultra di Same Hotel, Kendari, Rabu (18/6/2025).
“Kita juga sudah mengadakan rapat bersama delapan cabor beladiri yang akan berlaga di PON Beladiri. Dalam waktu dekat, kita akan berdiskusi dengan senior-senior olahraga untuk memetakan kekuatan dan kesiapan atlet,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sultra, La Ode Daerah, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra mendukung penuh pelaksanaan dan keikutsertaan atlet dalam ajang olahraga tingkat nasional.
“Pemerintahan di bawah Bapak Gubernur Andi Sumangerukka siap mendukung penuh semua event olahraga, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Ini bagian dari visi misi beliau dalam memajukan olahraga Sultra,” ujar La Ode.
Ia menambahkan, komitmen itu bukan sekadar slogan, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai program nyata pembinaan atlet dan penguatan kelembagaan olahraga.
“Kita semua bisa lihat langsung di media sosial, pemberitaan media, maupun di lapangan. Dukungan Pak Gubernur terhadap olahraga sangat nyata dan konsisten,” tambahnya.
Diketahui, Sultra akan mengirimkan atlet dari delapan cabang olahraga beladiri di PON Beladiri II, yakni Taekwondo, Pencak Silat, Kempo, Gulat, Tarung Derajat, Karate, Sambo, dan Wushu.






