Kecamatan Kadia Dorong Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal, Selaras dengan Visi Pemkot Kendari Bangkit

  • Whatsapp
Kecamatan Kadia Dorong Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal, Selaras dengan Visi Pemkot Kendari Bangkit
Program pemberdayaan usaha kecil dan usaha mikro. 

ANOATIMES.COM, KENDARI- Kecamatan Kadia terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat, khususnya pemberdayaan UMKM dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan penuh Kecamatan Kadia terhadap program prioritas Pemerintah Kota Kendari yang dipimpin oleh Wali Kota Siska Karina Imran, yang menempatkan UMKM sebagai salah satu sektor strategis dalam mewujudkan “Kendari Bangkit dan Berdaya Saing Berkelanjutan”.

Bacaan Lainnya

Di bawah kepemimpinan Camat Kadia, Hasman Dani, S.STP, M.Si, pada Juni 2025 Kecamatan Kadia telah melaksanakan berbagai program unggulan yang bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari bawah.

Kecamatan Kadia Dorong Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal, Selaras dengan Visi Pemkot Kendari BangkitProgram ini mencakup pelatihan UMKM berbasis digital, pembentukan koperasi perempuan, penyelenggaraan pasar rakyat, hingga penguatan ekonomi kreatif yang menyasar kelompok pemuda.

Digitalisasi UMKM dan Literasi Keuangan

Salah satu program paling menonjol yang digulirkan Kecamatan Kadia pada Juni 2025 adalah Pelatihan Digitalisasi UMKM dan Literasi Keuangan, yang menyasar lebih dari 350 pelaku usaha mikro di enam kelurahan: Kadia, Wua-Wua, Bende, Anaiwoi, Mandonga, dan Pondambea.

Dalam pelatihan tersebut, para pelaku UMKM mendapatkan pemahaman tentang pemasaran melalui media sosial, penggunaan marketplace seperti Tokopedia dan Shopee, pengelolaan keuangan dengan aplikasi kas digital, serta strategi branding produk lokal agar memiliki nilai jual tinggi.

Hasman Dani menegaskan bahwa penguatan UMKM harus dimulai dari pemahaman teknologi dan manajemen yang baik.

“Kalau kita ingin UMKM bisa naik kelas, maka mereka harus kita bantu untuk paham pasar digital. Karena pasar konvensional saat ini tidak lagi cukup,” ujar Hasman.

Kecamatan Kadia Dorong Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal, Selaras dengan Visi Pemkot Kendari BangkitProgram ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Kendari, komunitas digital lokal, serta platform keuangan mikro seperti Amartha dan LinkUMKM.

Koperasi Perempuan dan Dukungan Modal Bergulir

Untuk menopang pelaku usaha skala mikro, terutama ibu rumah tangga dan perempuan kepala keluarga, Kecamatan Kadia bersama Dinas Koperasi Kendari meluncurkan Koperasi Perempuan Mandiri Kadia yang berbasis kelompok RT/RW.

Koperasi ini menjadi wadah penyediaan bahan baku bersama, distribusi alat produksi bersama (seperti oven, vacuum sealer, mesin jahit), dan akses modal ringan berbunga rendah.

“Koperasi ini adalah bentuk gotong royong ekonomi yang berkelanjutan. Perempuan Kadia kini tak hanya jadi pelaku ekonomi, tapi juga pengelola aset dan penggerak komunitasnya sendiri,” katanya.

Basis Data Digital dan Sistem Monitoring UMKM

Sebagai bentuk inovasi pelayanan, Kecamatan Kadia telah membangun sistem pendataan digital UMKM berbasis kelurahan, yang memungkinkan pemerintah dan publik mengakses data pelaku usaha, jenis produk, lokasi, dan kebutuhan pelatihan.

Data ini terhubung dengan sistem milik Pemkot Kendari dan menjadi bagian dari “Peta UMKM Kota Kendari 2025”. Dengan sistem ini, intervensi bantuan dan pelatihan akan lebih tepat sasaran.

Keselarasan dengan Program Pemkot Kendari

Kecamatan Kadia Dorong Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal, Selaras dengan Visi Pemkot Kendari BangkitProgram-program yang dilaksanakan Kecamatan Kadia di bawah kepemimpinan Hasman Dani sejalan dengan lima pilar pembangunan Pemkot Kendari 2025:

1. Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi,

2. Inovasi Pelayanan Publik,

3. Kota Layak UMKM,

4. Pemberdayaan Perempuan dan Pemuda,

5. Digitalisasi Tata Kelola Kecamatan

Wali Kota Siska Karina Imran mengapresiasi inisiatif kecamatan yang progresif ini dalam berbagai kesempatan.

“Apa yang dilakukan Kecamatan Kadia adalah miniatur dari visi besar Kota Kendari. Ini membuktikan bahwa kolaborasi, inovasi, dan keberpihakan pada ekonomi rakyat benar-benar dapat dijalankan di tingkat paling bawah,” kata Wali Kota.

Membangun dari Bawah, Menuju Kota Mandiri

Melalui semangat inklusi, digitalisasi, dan pemberdayaan komunitas, Kecamatan Kadia terus membuktikan bahwa pemulihan ekonomi tidak harus menunggu dari pusat – tetapi bisa dimulai dari lorong-lorong kecil yang aktif, UMKM yang mandiri, dan warga yang kreatif.

Dengan pendekatan menyeluruh yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Kadia kini bukan hanya sebagai pusat administratif, tapi sebagai pusat pergerakan ekonomi rakyat yang tumbuh bersama Kota Kendari. (ADV)

Pos terkait